Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Agustus 2021

PENGERTIAN DAN SEJARAH DESAIN GRAFIS

 

Desain Grafis merupakan suatu proses komunikasi visual yang didalamnya terdapat unsur Tipografi, Photografi dan Ilustrasi yang dimaksudkan untuk menyampaikan pesan tertentu.



Desainer iigrafis iimembuat iidan iimengkombinasikan iisimbol, iigambar, iidan iiteks iiuntuk iimembentuk iirepresentasi iigagasan iidan iipesan iisecara iivisual. iiDesainer iigrafis iimenggunakan iiteknik iitipografi, iiseni iirupa, iidan iitata iiletak iihalaman iiuntuk iimembuat iikomposisi iivisual. iiPenggunaan iiumum iidari iidesain iigrafis iiadalah iiseperti iidesain iiperusahaan ii(logo iidan iimerek), iidesain iieditorial ii(majalah, iisurat iikabar, iidan iibuku), iidesain iilingkungan, iiperiklanan, iidesain iiweb, iidesain iikomunikasi, iidan iikemasan iiproduk.

Desain iigrafis iipada iiawalnya iiditerapkan iiuntuk iimedia-media iistatis, iiseperti iibuku, iimajalah, iidan iibrosur. iiSebagai iitambahan, iisejalan iidengan iiperkembangan iizaman, iidesain iigrafis iijuga iiditerapkan iidalam iimedia iielektronik, iiyang iisering iikali iidisebut iisebagai iidesain iiinteraktif iiatau iidesain iimultimedia.

Batas iidimensi iipun iitelah iiberubah iiseiring iiperkembangan iipemikiran iitentang iidesain. iiDesain iigrafis iibisa iiditerapkan iimenjadi iisebuah iidesain iilingkungan iiyang iimencakup iipengolahan iiruang.


Sejarah Desain Grafis



Sejarah iidesain iigrafis iitidak iidapat iidilepaskan iidari iisejarah iiperkembangan iiseni iirupa. iiKarenanya, iiproduk iikomunikasi iivisual iitertua iiyang iipernah iiditemukan iiadalah iilukisan iigua iidi iiLascaux, iiPrancis, iiyang iidiperkirakan iiberasal iidari ii15.000-10.000 iiSM.Simbol-simbol iiberbentuk iiideogram iiini iikemudian iiberkembang iimenjadi iiaksara iiyang iipada iimasa iimodern iiini iirutin iikita iigunakan iidi iilayar.

Henry iiCole iimenjadi iisalah iiseorang iiyang iipaling iiberpengaruh iidalam iipendidikan iidesain iidi iiInggris, iiia iimeyakinkan iipemerintah iitentang iipentingnya iidesain iidalam iisebuah iijurnal iiyang iiberjudul iiJournal iiof iiDesign iiand iiManufactures. iiDia iimenyelenggarakan iiThe iiGreat iiExhibition iisebagai iiperayaan iiatas iimunculnya iiteknologi iiindustri iimodern iidan iidesain iibergaya iiVictoria.

Dari iitahun ii1891 iisampai ii1896, iiPercetakan iiWilliam iiMorris iiKelmscott iimempublikasikan iibuku iikarya iidesain iigrafis iiyang iidibuat iioleh iigerakan iiArts iiand iiCrafts, iidan iimembuat iibuku iidengan iidesain iiyang iilebih iibagus iidan iielegan iiuntuk iidijual iikepada iiorang-orang iikaya. iiMorris iimembuktikan iiadanya iipotensi iipasar iiuntuk iiproduk-produk iidesain iigrafis. iiMorris iijuga iimempelopori iipemisahan iidesain iigrafis iidari iiseni iirupa. iiKarya–karya iiMorris iidan iikarya iidari iipergerakan iiPrivate iiPress iisecara iilangsung iimempengaruhi iiArt iiNouveau, iidan iisecara iitidak iilangsung iimempengaruhi iiperkembangan iidesain iigrafis iipada iiawal iiabad iike-20.

Kata iiDesain iiGrafis iipertama iikali iidigunakan iipada iitahun ii1922 iidi iisebuah iiesai iiberjudul iiNew iiKind iiof iiPrinting iiCalls iifor iiNew iiDesign iiyang iiditulis iioleh iiWilliam iiAddison iiDwiggins, iiseorang iidesainer iibuku iiAmerika.

Raffe's iiGraphic iiDesign, iiyang iiditerbitkan iipada iitahun ii1927, iidianggap iisebagai iibuku iipertama iiyang iimenggunakan iiistilah iiDesain iiGrafis iipada iijudulnya.

The iisignage iiin iithe iiLondon iiUnderground iiadalah iicontoh iidesain iiklasik iipada iiabad iimodern iiyang iimenggunakan iijenis iihuruf iiyang iidirancang iioleh iiEdward iiJohnston iipada iitahun ii1916.

Pada iitahun ii1920, iialiran iikonstruktivisme iidi iiUni iiSoviet iimelihat iiseni iiyang iiberorientasi iiindividu iitidak iiada iigunanya iibagi iiRusia iidan iimembuat iisesuatu iiyang iidapat iiditerapkan iidi iidunia iinyata. iiMereka iimendesain iibangunan, iiperangkat iiteater, iiposter, iikain, iipakaian, iiperabot, iilogo, iimenu, iidan iilain-lain.

Jan iiTschichold iimerumuskan iiprinsip-prinsip iidasar iitipografi iimodern iipada iitahun ii1928 iidalam iibukunya iiyang iiberjudul iiNew iiTypography. iiTschichold, iiBauhaus, iiHerbert iiBayer, iiLaszlo iiMoholy-Nagy, iidan iiEl iiLissitzky iiadalah iitipografer iiyang iiberpengaruh iibesar iidalam iiilmu iidesain iigrafis iiyang iikita iikenal iisekarang iiini. iiMereka iimempelopori iiteknik iiproduksi iiyang iidigunakan iisepanjang iiabad iike-20. iiPada iitahun-tahun iiberikutnya iidesain iigrafis iimendapat iibanyak iipengakuan iidan iimulai iibanyak iiditerapkan. iiPasca iiPerang iiDunia iiII, iikebutuhan iiakan iidesain iigrafis iimeningkat iipesat, iiterutama iiuntuk iiperiklanan iidan iikemasan iiproduk. iiPerpindahan iiSekolah iiBauhaus iidari iiJerman iike iiChicago iipada iitahun ii1937 iimembawa iipengaruh iibesar iipada iidesain iidi iiAmerika. iiNama-nama iiyang iiterkenal iidiantaranya iiAdrian iiFrutiger ii(desainer iijenis iihuruf iiUnivers iidan iiFrutiger), iiPaul iiRand ii(yang iidari iiakhir ii1930-an iisampai iikematiannya iipada iitahun ii1996 iimenggunakan iiprinsip iiBauhaus iidan iimenerapkannya iipada iiiklan iidan iidesain iilogo).

Perkembangan iiindustri iidesain iigrafis iitumbuh iiseiring iidengan iiperkembangan iikonsumerisme. iiHal iiini iimenimbulkan iikritik iidari iiberbagai iikomunitas iidesain iiyang iitertuang iidalam iiFirst iiThings iiFirst iiManifesto iiyang iipertama iikali iiditerbitkan iipada iitahun ii1964 iidan iiditerbitkan iikembali iipada iitahun ii1999 iidi iimajalah iiÉmigré. iiKonsumerisme iiterus iitumbuh, iisehingga iiterus iimemacu iipertumbuhan iiilmu iidesain iigrafis. iiHal iiini iimenarik iipara iipraktisi iidesain iigrafis, iibeberapa iidiantaranya iiadalah iiRudy iiVanderLans, iiErik iiSpiekermann, iiEllen iiLupton iidan iiRick iiPoynor.

Sabtu, 09 Februari 2019

PERANAN MUSIK NUSANTARA

Musik mempunyai peranan dalam kehidupan kita sehari-hari. Contohnya peranan musik gonrang (gendang) bagi masyarakat Simalungun, Sumatra Utara. Bagi masyarakat Simalungun, musik sebagai pengungkapan isi hati, sarana hiburan, dan sarana komunikasi.

Berikut beberapa peranan musik Nusantara bagi masyarakat:

1. Mengungkap Kembali Peristiwa pada Masa Lalu

Hanya sedikit orang yang mampu mengungkap kembali peristiwa-peristiwa masa lalu seperti bencana alam, kisah sedih seseorang, kriminalitas dan peristiwa-peristiwa lainnya dalam bentuk lagu dalam berbagai versi. Ada yang dalam bentuk kritik serius, lirik jenaka, atau gabungan keduanya. Kebanyakan lagu-lagu tersebut ditulis dengan bahasa yang indah, bertema, dan sanggup menyentuh perasaan pendengarnya.

2. Media Apresiasi
Musik Nusantara dapat berperan untuk mengapresiasikan diri. Dengan musik, seseorang dapat memberi apresiasi terhadap musik yang disenangi maupun yang dikagumi, sehingga hal ini berdampak positif terhadap musik itu sendiri seperti memberikan perkembangan dan kualitas yang semakin baik bagi masyarakat.

3. Media Ekspresi

Ekspresi merupakan bentuk kreativitas untuk menuangkan segala ide atau gagasan untuk menciptakan suatu karya. Mengekspresikan diri dengan bermusik pada saat ini sangat diminati oleh generasi mudah. Terbukti dengan banyak munculnya band-band baru atau pencipta lagu yang makin kreatif serta penyanyi solo.

4. Media Pendidikan

Seni musik kini telah menjadi salah satu mata pelajaran yang banyak diminati anak-anak di sekolah mulai dari tingkat SD-SM. Selain itu, seni musik juga dapat diajarkan melalui sekolah informal seperti sekolah musik, ataupun dengan cara belajar pada salah satu guru musik (private)

5. Media Hiburan

Setiap hari seseorang selalu di sibukkan dengan berbagai masalah baik pribadi maupun pekerjaan. Sehingga membutuhkan sarana hiburan untuk menghilangkan stress. Salah satunya adalah dengan musik. Musik ini dapat dinikmati orang dengan berbagai cara mulai menonton konser musik atau menonton melalui televisi, mendengarkannnya melalui perangkat elektronik, atau bahkan memainkan alat musik sebagai sarana hiburan.

6. Sarana Komunikasi Beragama

Musik dapat pula dijadikan sarana komunikasi beragama. Pada umumnya musik ini berisikan lagu-lagu yang berfungsi untuk mengajak melakukan perbuatan baik dan meninggalkan perbuatan jahat. Selain itu juga berisikan pujian-pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

7. Media Upacara Agama atau Adat

Masyarakat di Indonesia memiliki ragam budaya. Setiap suku bangsa dalam melaksanakan kegiatannya selalu diiringi dengan musik, baik itu musik tradisional maupun musik modern. Contohnya upacara Sakatenan di Jawa Tengah yang diiringi oleh musik gamelan Jawa, upacara perayaan Nyepi di Bali yang diiringi musik gamelan Bali, kemudian ada acara perkawinan di Jambi yang diiringi oleh musik gambus, dan acara perkawinan di Jawa Tengah yang selalu dimeriahkan dengan musik pop, keroncong, atau campursari dan tentunya musik dangdut.

Itulah beberapa peranan musik nusantara terhadap kehidupan masyarakat. Sebagai generasi muda alangkah baiknya kita melestarikan musik nusantara ini agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Minggu, 27 Januari 2019

Sejarah Seni Teater Modern di Indonesia

Sejarah dan perkembangan teater modern di Eropa dipelopori oleh Hendrik Ibsen, yang lahir pada Maret 1828, di Norwegia. Dramawan terbesar dan paling berpengaruh pada zamannya ini dikenal sebagai bapak "teater realisme". Melalui karya-karyanya, Ibsen tidak lagi bercerita tentang Dewa-dewa, Raja-raja atau kehidupan para bangsawan di masa lalu, tetapi tentang manusia-manusia dalam kehidupan sehari-hari. Ini terlukis dalam naskah-naskah dramanya yang berjudul Rumah Boneka pada tahun 1879, Bebek Liar (1884), Musuh Masyarakat (1882), dan lain-lain.


Munculnya teater realisme bersamaan dengan revolusi industri-teknologi, revolusi demokratik dan revolusi intelektual. Yang mengubah konsepsi waktu, ruang, Ilahi, psikologi manusia, dan tatanan sosial.

Awal dari gagasan realisme adalah keinginan untuk menciptakan illusion of reality di atas pentas. Sehingga untuk membuat kamar atau ruang tamu tidak cukup hanya dengan gambar di layar, akan tetapi perlu diciptakan kamar dengan empat dinding seperti ruang tamu atau kamar yang sebenarnya. Inilah yang mengawali timbulnya realisme. Kesadaran akan dinding keempatnya adalah tempat duduk penonton yang digelapkan, agar seolah-olah penonton mengintip peristiwa dari hidup dan kehidupan.

Sedangkan di Indonesia, sejarah perkembangan teater modern bermula dari sastra atau naskah tertulis. Naskah Indonesia pertama adalah Bebasari karya Rustam Effendi pada tahun 1926. Bahkan Bung Karno juga menulis drama Reinbow, Krukut Bikutbi, Dr. Setan, dan lain-lain. Tampak di sini, bahwa naskah drama awal ini tidak hanya di tulis oleh sastrawan, tapi juga oleh tokoh-tokoh pergerakan.

Kamis, 27 September 2018

PENGERTIAN MUSIK


Istilah musik berasal dari bahasa Yunani, yaitu Mousikos, yang diambil dari salah satu nama dewa Yunani. Mousikus dilambangkan sebagai suatu dewa keindahan dan menguasai bidang seni dan keilmuan.

Pengertian musik menurut Jamalus, bahwa seni musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik, yaitu irama, melodi, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.

Aristoteles mengatakan bahwa musik adalah curahan kekuatan tenaga penggambaran yang berasal dari gerakan rasa dalam suatu rentetan suara (melodi) yang berirama. Sedangkan menurut David Ewen, musik adalah ilmu pengetahuan dan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosiaonal.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, musik dapat diartikan ilmu atau seni menyusun nada atua suara dalam urutan, kombinasi,  dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.

Jadi secara keseluruhan dari definisi diatas, bisa diartikan bahwa musik adalah seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala rasa indah manusia yang ingin di ungkapkanb, terutama aspek emosional.

Rabu, 25 Juli 2018

JENIS-JENIS WARNA

Warna adalah kesan yang ditimbulkan oleh pantulan cahaya pada mata. Warna dibagi menjadi warna pokok/primer, warna sekunder, dan warna tersier.
  1. Warna primer

    Menurut teori warna pigmen dari Brewster adalah warna-warna dasar. Warna-warna lain dibentuk dari kombinasi warna-warna primer. Ini kemudian dikenal sebagai warna pigmen primer yang dipakai dalam dunia seni rupa. Campuran dua warna primer menghasilkan warna sekunder. Campuran warna sekunder dengan warna primer menghasilkan warna tersier.
    Warna primer dibagi menjadi 2 yaitu

    1. Warna Primer Adiktif
      Warna Adiktif dan Campuran Warna Adiktif


      1. Warna primer aditif adalah warna primer cahaya. Alat/media yang menggabungkan pancaran cahaya untuk menciptakan sensasi warna menggunakan sistem warna aditifTelevisi adalah yang paling umum.
      Warna primer aditif adalah merahhijau dan biru. Campuran warna cahaya merah dan hijau, menghasilkan nuansa warna kuning atau orange. Campuran hijau dan biru menghasilkan nuansa cyan, sedangkan campuran merah dan biru menhasilkan nuansa ungu dan magenta. Campuran dengan proporsi seimbang dari warna aditif primer menghasilkan nuansa warna kelabu; jika ketiga warna ini disaturasikan penuh, maka hasilnya adalah warna putih. Ruang warna/model warna yang dihasilkan disebut dengan RGB (red, green, blue).
      Merah, Hijau, Biru / RGB (Red, Green, Blue) merupakan warna primer aditif. Khususnya digunakan dalam seni rupa (seni lukis). Ruang warna RGB membentuk triad warna primer dalam sebuah lingkaran warna standar; juga warna sekunder: violet, orange/jingga dan hijau. Triad warna tersusun dari 3 warna yang ekuidistan (berjarak sama) dalam sebuah lingkaran warna.
    2. Warna Primer Subtraktif
      Warna Primer Subtraktif dan Campuran Warna Primer Subtraktif


      Warna primer subtraktif adalah warna primer pantulan cahaya. Media yang menggunakan pantulan cahaya untuk untuk menghasilkan warna memakai metode campuran warna subtraktif.

      RYB
      Merah, Kuning, Biru / RYB (Red, Yellow, Blue) bisa merupakan warna primer subtraktif tetapi tidak digunakan dalam industri percetakan.

      CMYK
      Dalam industri percetakan, untuk menghasilkan warna bervariasi, diterapkan pemakaian warna primer subtraktifmagentakuning dan cyan dalam ukuran yang bermacam-macam.
      Campuran kuning dan cyan menghasilkan nuansa warna hijau; campuran kuning dengan magenta menghasilkan nuansa warna merah, sedangkan campuran magenta dengan cyan menghasilkan nuansa biru. Dalam teori, campuran tiga pigmen ini dalam ukuran yang seimbang akan menghasilkan nuansa warna kelabu, dan akan menjadi hitam jika ketiganya disaturasikan secara penuh, tetapi dalam praktik hasilnya cenderung menjadi warna kotor kecoklatan. Oleh karena itu, seringkali dipakai warna keempat, yaitu hitam, sebagai tambahan dari cyan, magenta dan kuning. Ruang warna yang dihasilkan lantas disebut dengan CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black). Hitam disebut dengan "K" (key) dari istilah "key plate" dalam percetakan (plat cetak yang menciptakan detail artistik pada gambar, biasanya menggunakan warna tinta hitam).
  2. Warna Sekunder
    Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari campuran dua warna primer dalam sebuah ruang anwarna. Contohnya seperti di bawah ini.

    Warna Cat (RYB)

      

      
    biru
    (●)
    +
    kuning
    (●)
    =
    hijau
    (●)
    biru
    (●)
    +
    merah
    (●)
    =
    ungu
    (●)
    kuning
    (●)
    +
    merah
    (●)
    =
    jingga/oranye
    (●)

    Warna 

      

      
    merah
    (●)
    +
    hijau
    (●)
    =
    kuning
    (●)
    merah
    (●)
    +
    biru
    (●)
    =
    magenta
    (●)
    hijau
    (●)
    +
    biru
    (●)
    =
    cyan
    (●)

    Pada prinsipnya teori untuk pigmen seharusnya bisa diterapkan untuk warna cat juga. Tetapi cat yang mula-mula dipakai, pencampurannya dilakukan jauh sebelum adanya ilmu pengetahuan warna modern, dan karena pigmen yang tersedia pada masa itu juga terbatas. Khususnya warna pigmen cyan dan magenta alami sulit didapat, oleh karena itu dipakai warna biru dan merah. Dengan demikian sampai saat ini secara luas diajarkan bahwa merah, kuning dan biru adalah warna primer sedangkan jingga/orange, hijau dan ungu adalah warna sekunder.
    Warna Primer : Merah – Kuning – Biru
    Warna Pelangi : MeJiKuHiBiNiU… Merah (Jingga) Kuning (Hijau) Biru (Nila) (Ungu)
    Warna Sekunder :
    Campuran Merah – Kuning —> bila dominan merah = Jingga & bila dominan kuning = Oranye
    Campuran Kuning – Biru ——> bila dominan kuning = Hijau muda & bila dominan Biru = Hijau Tua
    Campuran Biru – Merah ——> bila dominan biru = Nila & bila dominan Merah = Ungu

  3. Warna Tersier

    Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari campuran satu warna primer dengan satu warna sekunder dalam sebuah ruang warna.

    Warna Cat (RYB)

    biru
    (●)
    +
    hijau
    (●)
    =
    aquamarine
    (●)
    hijau
    (●)
    +
    kuning
    (●)
    =
    chartreuse
    (●)
    kuning
    (●)
    +
    jingga
    (●)
    =
    marigold
    (●)
    jingga
    (●)
    +
    merah
    (●)
    =
    vermilion
    (●)
    merah
    (●)
    +
    ungu
    (●)
    =
    magenta
    (●)
    ungu
    (●)
    +
    biru
    (●)
    =
    violet
    (●)

    Warna Pigmen (CMY)

    cyan
    (●)
    +
    biru
    (●)
    =
    azure
    (●)
    magenta
    (●)
    +
    biru
    (●)
    =
    violet
    (●)
    magenta
    (●)
    +
    merah
    (●)
    =
    fuchsia
    (●)
    kuning
    (●)
    +
    merah
    (●)
    =
    jingga
    (●)
    kuning
    (●)
    +
    hijau
    (●)
    =
    chartreuse
    (●)
    cyan
    (●)
    +
    hijau
    (●)
    =
    aquamarine
    (●)
    Istilah "warna tersier" pada awalnya dicetuskan merujuk pada warna-warna "netral"; yang dibuat dengan mencampur tiga warna primer dalam sebuah ruang warna. Ini akan menghasilkan warna putih atau kelabu, dalam sitem warna cahaya additif, sedangkan dalam sistem warna subtraktif pada pigmen atau cat akan menghasilkan coklat, kelabu atau hitam. Pengertian seperti ini masih umum dalam banyak tulisan-tulisan teknis.
    Untuk menghindari kerancuan, banyak para profesional memilih menggunakan istilah "warna intermediate".
Selain tiga jenis warna tersebut di atas, ada juga jenis warna netral. Berbeda dengan ketiga jenis warna di atas, warna netral hanya ada 2 warna yakni Putih dan Hitam.

Demikian penjelasan tentang warna dan jenis-jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca.